5 Reksa Dana USD dengan Kinerja Positif di 2026 

Reksa Dana

Di tengah pergerakan nilai tukar yang dinamis, reksa dana berdenominasi Dolar Amerika Serikat (USD) kembali menjadi perbincangan di kalangan investor. Selain berfungsi sebagai diversifikasi mata uang, instrumen ini menawarkan eksposur ke aset-aset global yang sulit dijangkau melalui produk berbasis Rupiah. Sepanjang 2026, sejumlah reksa dana USD mencatatkan kinerja positif yang menarik untuk dicermati, mulai dari produk saham agresif hingga pasar uang yang konservatif. Berikut lima reksa dana USD dengan kinerja positif sepanjang tahun ini yang layak masuk dalam daftar pantauan Anda.

1. KISI Global Sharia Transformative Technology Equity Fund USD

Reksa dana saham syariah yang dikelola PT KIM Indonesia ini menjadi bintang dengan imbal hasil paling agresif di daftar ini. Produk ini menempatkan dananya pada saham-saham teknologi global yang memenuhi prinsip syariah, dengan komposisi 97,4% pada efek ekuitas dan 2,6% pada instrumen pasar uang. Portofolio intinya dihuni nama-nama raksasa teknologi dunia, seperti Advanced Micro Devices (AMD), Alphabet, Apple, Micron Technology, dan NVIDIA.

Dari sisi kinerja, produk ini membukukan imbal hasil yang luar biasa, yakni +64,58% dalam satu tahun terakhir dan +31,26% dalam tiga bulan ke belakang. Dengan tingkat risiko sangat tinggi dan minimum pembelian $10.000, reksa dana ini cocok bagi investor agresif yang yakin pada tema transformasi teknologi global.

2. Eastspring Syariah Greater China Equity USD Kelas A

Bagi investor yang ingin menangkap momentum pemulihan ekonomi kawasan Tiongkok Raya, reksa dana saham syariah kelolaan PT Eastspring Investments Indonesia ini menjadi pilihan menarik. Portofolionya ditempatkan sepenuhnya, atau 100%, pada efek ekuitas syariah yang diterbitkan emiten di Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan. Saham-saham utamanya mencakup Accton Technology, Alibaba Group Holding, Asia Vital Components, Aspeed Technology, dan Delta Electronics.

Dari sisi kinerja, produk ini mencatatkan imbal hasil +39,11% dalam satu tahun terakhir dan +13,48% dalam tiga bulan terakhir. Dengan tingkat risiko sangat tinggi dan rekam jejak sejak 2020, produk ini menawarkan eksposur tematik ke salah satu kawasan ekonomi paling dinamis di dunia.

3. Sucorinvest USD Balanced Fund

Sebagai reksa dana campuran kelolaan PT Sucorinvest Asset Management, produk ini menawarkan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan pendapatan. Alokasi asetnya terbagi atas 68,39% saham, 18,84% obligasi, dan 12,77% pasar uang. Portofolio intinya berisi emiten berkapitalisasi besar di dalam negeri, seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bakrieland Development, dan Bumi Resources. Dalam satu tahun terakhir, produk ini membukukan imbal hasil +28,41%.

Adapun dalam tiga bulan terakhir, kinerjanya terkoreksi -7,43% seiring fluktuasi pasar saham, sehingga lebih sesuai bagi investor dengan horizon menengah-panjang yang siap menghadapi volatilitas. Produk ini juga rutin membagikan dividen, dengan pembagian terakhir pada Januari 2026.

4. STAR Fixed Income Dollar

Memasuki kategori yang lebih konservatif, reksa dana pendapatan tetap kelolaan PT STAR Asset Management ini menawarkan stabilitas dengan tetap mengejar imbal hasil yang optimal. Alokasi asetnya didominasi obligasi sebesar 88,59% dan sisanya 11,41% pada instrumen pasar uang. Portofolio intinya berisi surat utang berkualitas, seperti obligasi global Indonesia (INDON dan INDOIS), obligasi korporasi Indofood (ICBP) dan GERSP, serta deposito Bank Mega sebagai penyangga likuiditas.

Kinerjanya solid dan stabil, dengan imbal hasil +4,17% dalam satu tahun terakhir dan +0,86% dalam tiga bulan terakhir. Dengan tingkat risiko rendah, drawdown year-to-date 0,00%, dan minimum pembelian hanya $100, produk ini ideal bagi investor yang mengutamakan keamanan modal.

5. Sucorinvest Money Market USD

Menutup daftar ini adalah reksa dana pasar uang kelolaan PT Sucorinvest Asset Management yang menjadi pilihan paling defensif. Meski berlabel pasar uang, alokasinya justru didominasi obligasi tenor pendek sebesar 80,69% dan 19,31% pada instrumen pasar uang, dengan seluruh efek utang berjangka di bawah satu tahun. Portofolio intinya berisi surat utang negara dalam denominasi USD, seperti seri INDOIS415 dan Indon27, obligasi korporasi Indah Kiat Pulp & Paper, serta deposito USD Bank Mega.

Dari sisi kinerja, produk ini membukukan imbal hasil +3,57% dalam satu tahun terakhir dan +0,87% dalam tiga bulan terakhir, dengan drawdown year-to-date yang membeku di 0,00%. Dengan tingkat risiko sangat rendah dan minimum pembelian $100, produk ini menjadi pelabuhan aman berdenominasi USD bagi investor konservatif.

Mulai Berinvestasi di Reksa Dana USD

Kelima reksa dana USD di atas menawarkan spektrum risiko dan potensi imbal hasil yang beragam, mulai dari saham teknologi yang agresif hingga pasar uang yang konservatif. Pilihan terbaik tentu bergantung pada profil risiko, tujuan keuangan, dan horizon investasi Anda. Bagi Anda yang tertarik untuk mulai berinvestasi atau menambah portofolio reksa dana USD, seluruh produk di atas dapat dibeli dengan mudah melalui platform makmur.id. Cukup buka aplikasi atau kunjungi makmur.id, bandingkan kinerjanya, dan mulailah berinvestasi sesuai tujuan Anda hari ini.

Rekomendasi Artikel Menarik Lainnya

Tentang Penulis: Lentera Bisnis

Wiraswasta bebas yang nggak mau terikat dan ikut berbagi informasi pengetahuan bisnis berdasarkan pengalaman serta dari sumber terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *