Ketahui Arti Warna Darah Menstruasi

Menstruasi merupakan perdarahan periodik dari rahim seorang wanita normal yang dimulai sekitar 14 hari setelah ovulasi secara berkala akibat terlepasnya lapisan endometrium uterus. Menstruasi atau haid ini terjadi karena tidak ada pembuahan sel telur oleh sperma, sehingga lapisan dinding rahim yang sudah menebal untuk persiapan kehamilan menjadi luruh.

Arti Warna Darah Menstruasi

Siklus menstruasi akan terjadi setiap bulannya, jika seorang wanita tidak mengalami kehamilan. Umumnya siklus menstruasi pada wanita yang normal adalah 28-35 hari dan lama haid antara 3-7 hari. Siklus menstruasi pada wanita dikatakan tidak normal jika siklus haidnya kurang dari 21 hari atau lebih dari 40 hari.

Arti Warna Darah Menstruasi

Secara umum warna darah menstruasi yang keluar normal berwarna merah darah. Namun terkadang ada juga wanita yang saat haid warna darah yang keluar sedikit berbeda dari biasanya. Jika darah yang keluar tidak berwarna merah segar, bisa jadi disebabkan adanya masalah kesehatan.

Warna darah menstruasi dapat berkaitan dengan reproduksi dan organ vital wanita, sehingga perbedaan warna bisa memiliki arti yang berbeda pula. Berikut ini informasi seputar arti warna darah menstruasi yang dikutip dari beberapa sumber.

Baca juga:  Desain Kamar Mandi Mungil dan Minimalis

1. Warna Darah Menstruasi Merah Muda

Warna darah menstruasi yang keluar berwarna merah muda bisa disebabkan rendahnya kadar estrogen di dalam tubuh. Warna merah muda umumnya terjadi pada masa awal menstruasi dan menjelang siklus menstruasi selesai. Namun bisa saja darah merah muda yang keluar adalah lokia, yaitu darah nifas yang umumnya keluar selama beberapa waktu setelah melahirkan.

2. Warna Darah Menstruasi Merah Menyala

Pada kondisi umum, darah menstruasi saat awal keluar bisa berwarna merah menyala. Kemudian bertahap warna darah akan menjadi lebih gelap. Namun perlu waspada jika warna merah menyala atau terang ini tetap terus bertahan. Kondisi dimana warna darah menstruasi tetap bertahan merah menyala bisa menjadi tanda adanya infeksi seperti gonorrhea, hingga gejala fibroids. Selain itu, juga bisa menjadi tanda awal kehamilan.

Baca juga:  3 Lowongan Kerja Bank untuk Jurusan Ekonomi

3. Warna Darah Menstruasi Merah Gelap

Warna darah menstruasi berwarna merah gelap bisa menjadi tanda bahwa siklus menstruasi akan segera berakhir. Namun darah yang berwarna merah gelap ini juga bisa berarti bahwa wanita masih mengeluarkan lokia atau darah nifas.

4. Warna Darah Menstruasi Hitam

Seperti warna darah merah gelap, warna darah menstruasi berwarna kehitaman juga bisa menjadi tanda bahwa siklus menstruasi akan segera berakhir. Darah haid berwarna hitam merupakan darah lama alias darah haid yang tersisa, mungkin dari bulan sebelumnya. Jadi janganlah panik jika darah menstruasi tiba-tiba berwarna hitam.

5. Warna Darah Menstruasi Cokelat

Warna darah menstruasi berwarna juga bisa menjadi tanda bahwa siklus menstruasi akan segera berakhir. Hal ini disebabkan kadar progesteron dalam rahim rendah, maka darah haid akan berwarna coklat. Ini karena darah butuh waktu lebih lama untuk keluar dari tubuh.

6. Warna Darah Menstruasi Abu-Abu

Waspada jika warna darah menstruasi berwarna keabu-abuan agak hitam. Darah haid berwarna abu-abu bisa menjadi tanda bahwa terjadi infeksi yang umumnya muncul gejala-gejala seperti nyeri, demam, serta gatal-gatal di sekitar miss V. Segara konsultasi ke dokter karena bisa saja terjadi infeksi rahim.

Baca juga:  Kebersihan Langkah Awal Dagang Pintar di Tengah Wabah Corona

7. Warna Darah Menstruasi Oranye

Warna darah menstruasi berwarna merah cenderung oranye pada darah menstruasi juga perlu diwaspadai. Kondisi darah haid berwarna oranye ini bisa jadi merupakan tanda telah terjadi infeksi bakteri atau infeksi menular seksual. Segera lakukan pemeriksaan ke ke dokter atau rumah sakit jika mengalami kondisi seperti ini.

Darah menstruasi merupakan kotoran dengan warna darah yang bisa bermacam-macam karena faktor tertentu. Darah kotor ini telah dibenarkan secara ilmiah dalam ilmu kedokteran yang didukung oleh berbagai bukti dan alasan-alasan yang ada. Salah satunya adalah karena darah menstruasi terbentuk dari jaringan-jaringan rahim yang mengelupas dan cairan-cairan rahim yang ikut keluar mengandung kuman-kuman yang masih dapat hidup di luar rahim.

 

Ketahui Arti Warna Darah Menstruasi

Recommended For You

About the Author: Lentera Bisnis

Wiraswata bebas yang nggak mau terikat ikut berbagi informasi pengetahuan bisnis berdasarkan pengalaman dan dari sumber terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *