Siapkah Anda Menghadapi Revolusi Industri 4.0?

Dunia virtual tidak bisa kita hindarkan. Kemajuan demi kemajuan teknologi memaksa kita harus mendorong diri untuk turut mengambil kesempatan, melakukan kolaborasi yang lebih luas dalam meningkatkan standar industri.

Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Lewat teknologi, sebuah industri harus mampu mengambil keuntungan demi meningkatkan efisiensi produksi dan meningkatkan produktivitas terutama daya saing. Ide bagusnya, ini akan membutuhkan kolaborasi antara manusia, mesin dan data, pada sebuah hubungan yang sangat harmonis dan tentu saja, mesra.

Mari kita sebut ini sebagai kolaborasi antar entitas, sehingga kita dapat berkenalan langsung dengan revolusi industri 4.0.

Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Pertanyaan yang perlu anda jawab, apakah anda pernah menggunakan fasilitas kamar hotel dengan standar teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)?

Sebagai contoh, pada Novotel Ambassador Hotel and Residences di Dongdaemun, Seoul di mana anda hanya perlu menggunakan layanan speaker pintar untuk menyalakan lampu, televisi, dll?

Atau pernahkah anda dilayani menggunakan robot? Jika iya, beberapa industri di dunia memang sudah sampai pada standar demikian. Standar inilah yang kita sebut sebagai industri 4.0

Sebut saja, PT. PAN Brothers Tbk. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang juga sudah menjalani standar industri 4.0 tersebut. Perusahaan yang memproduksi beberapa produk tekstil (Uniqlo, Adidas, The North Face, dll) ini, telah menggunakan berbagai teknologi 4.0.

Proses penjahitan desainnya telah menggunakan program Virtual Stitcher, dengan teknologi AI (Artificial Intelligence). Produksi serta distribusinya telah mengandalkan teknologi IoT. Advance Robotics dan 3D Forming digunakan dalam otomatisasi produksinya. Industri 4.0 ini memberikan dampak dalam mengurangi waktu handling.

Chandra Asri Petrochemical Tbk juga merasakan manfaat teknologi ini. Teknologi ini mampu mendorong proses rantai dan kualitas produk yang mengoptimalkan keuntungan.

Begitu pula perusahaan lainnya yang juga merasakan manfaat dalam menghasilkan produk berkualitas dengan konsisten.

Apakah  sistem otomasi yang dimiliki perusahaan anda sudah berada pada standar Industri 4.0 tersebut?  Produk tersebut harus dapat dihasilkan dengan teknologi yang lebih pintar dibandingkan industri di bawahnya.

Jika belum, perlu memperhatikan ulang prinsip dasar rancangan sistem otomasi saat ini atau yang akan dikembangkan, sejalan dengan konsep industri 4.0. Karena bagaimanapun, mengembangkan sistem otomasi, tidak hanya ‘mengelektronikkan’  yang ada.

Perlu adanya kejelasan proses bisnis yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi atas proses bisnis itu sendiri, namun juga mampu melihat kebutuhan seluruh stakeholder sebagai konsumen dari multi dimensi.

Sehingga sistem yang dikembangkan mampu menciptakan potensi partisipasi/kolaborasi, kreasi pengembangan bisnis baru, serta berkomunitas. Maka, pada saat itulah kita dapat dikatakan siap untuk beradaptasi dengan industri 4.0.

 

Siapkah Anda Menghadapi Revolusi Industri 4.0?

Recommended For You

About the Author: Lentera Bisnis

Wiraswata bebas yang nggak mau terikat ikut berbagi informasi pengetahuan bisnis berdasarkan pengalaman dan dari sumber terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *